Tampilkan postingan dengan label Memilih ayam babon yang bagus untuk indukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Memilih ayam babon yang bagus untuk indukan. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Januari 2015

Ciri-ciri induk betina yang bagus

Ayam bangkok aduan yang berkualitas biasanya dijual dengan harga yang tinggi. akan tetapi, ayam yang harganya mahal belum tentu memiliki kualitas yang benar-benar baik yang tidak sepadan dengan harganya. untuk mendapatkan ayam bangkok aduan yang baik, kita harus mengetahui keturunan dan asal usul induk dari ayam tersebut. alangkah baiknya bila induk dari ayam tersebut termasuk dari kalangan juara sehingga akan didapatkan anak yang mempunyai sifat dan karakter yang sama dengan induknya.
 

Tetapi jangan khawatir, berikut ini akan dijelaskan tips dan trik untuk mengetahui kualitas indukan ayam bangkok aduan yang baik dengan harga yang murah. tips dan trik yang bisa digunakan yaitu dengan cara 
menyeleksi indukan lokal yang baik yang ada di sekitar kita. cara yang dapat dilakukan adalah dengan memperhatikan gaya bertarung dari indukan ayam pada saat diadu. indukan ayam yang baik dapat membuat leher dan kepala lawannya lebih banyak memar dan membesar. sama halnya dengan induk pejantan.

Indukan pejantan yang baik juga dapat dilihat dari gaya bertarungnya. pukulan yang dilepaskan kepada lawan mengenai leher dan kepala dapat mematahkan leher serta membuat kepala lawan robek atau memar dan membesar. dari hal semacam ini, bisa kita jadikan sebagai bahan pertimbangan untuk diambil dan dimiliki. setelah itu barulah induk dirawat dengan baik dan dikawinkan agar didapatlah anakan yang baik, seperti induknya.

Berikut adalah ciri-ciri induk betina yang bagus
  • Kepala seperti kepala ular, jika dilihat dari depan
  • Mata menjorok kedalam dan bersih
  • Badan kalau dipegang seperti botol atau seperti batang pinang
  • Kaki kering dengan jari kaki halus dan panjang
  • Tulang sapit udang lebar (tulang dibawah pangkal ekor) 3 – 4 jari
  • Mempunyai tubuh yang tahan terhadap penyakit
  • Bulu mengkilat

Sedangkan ciri-ciri induk jantan yang bagus
  • Kepala seperti buah pinang
  • Tulang kepala tebal dengan alis menjorok keluar
  • Tulang leher rapat
  • Kepak sayap rapat ke badan
  • Paruh melengkung sepeti paruh elang dan agak panjang
  • Kaki dan sisik kering
  • Jari kaki halus dan panjang
  • Tulang ekor (tulang sapit udang) rapat dan keras
  • Mempunyai kokok yang besar
  • Bulu mengkilat
  • Memiliki badan yang bulat seperti batang pinang
  • Memiliki tulang yang kokoh dan tegak seperti burung elang
Perawatan yang dilakukan secara rutin dan teratur dari anakan sampai ayam dewasa juga akan mempengaruhi kualitas dari ayam tersebut. pola pakan yang diberikan pun juga harus sesuai dengan kebutuhan ayam, sesuai dengan umurnya. karena hal tersebut akan mempengaruhi proses pertumbuhan ayam dan akan dijadikan bekal sebagai ayam bangkok aduan yang baik. umur indukan pejantan yang bisa diambil keturunannya ketika sudah berumur 1 tahun 6 bulan atau setelah mengalami satu kali masa mabung/ganti bulu. sedangkan indukan betina setelah 3 kali masa bertelur. akan tetapi, semakin tua juga semakin bagus dengan kesiapan yang matang sebagai orang tua dari ayam.

Memilih ayam babon yang bagus untuk indukan


Dalam perindukan ayam, dikenal dua jenis babon istimewa yaitu babon unggul dan babon cetak. babon unggul adalah babon pilihan, memiliki silsilah perindukan yang baik, struktur tulang yang bagus, bentuk badan ideal (seperti botol) dan menunjukkan teknik bertarung yang baik. babon ini juga harus memiliki sifat dominan pada keturunan, sehingga anak-anak yang dihasikan cenderung akan mewarisi kelebihan induknya. bahkan ketika dikawinkan dengan pejantan yang kurang bagus pun, anak yang dihasilkan akan cenderung ikut induk dan lebih bagus dari bapaknya. babon unggul biasanya berasal dari galur murni.
 



Bagi penghobi breeding ayam bangkok, memahami cara memilih indukan yang baik adalah suatu keharusan. seekor babon adalah mesin utama dalam sebuah peternakan, dan khusus untuk urusan breeding, sering berperan lebih ‘penting’ daripada pejantan. memilih babon yang baik adalah tidak mudah, dan lebih sulit daripada memilih pejantan yang baik. seekor pejantan bisa dipilih dengan melihat cara bertarungnya menghadapi berbagai tipe lawan, tetapi seekor babon yang baik tidak cukup demikian.

Babon cetak adalah babon yang punya kecenderungan resesif dalam keturunan. anak yang dihasilkan akan cenderung mirip atau fotocopy dengan bapaknya. seekor babon cetak yang baik, harus menghasilkan anak yang jelek ketika pejantannya jelek. sebaliknya harus menghasilkan anak bagus ketika pejantannya bagus. jika babon cetak dikawinkan dengan pejantan jelek dan anaknya bagus, maka ia gugur dalam kriteria babon cetak dan harganya turun.

Babon cetak bisa cetak fisik, cetak teknik, atau cetak semuanya. untuk uji cetak fisik, adalah dengan mengawinkan berbeda bulu atau bentuk jengger yang beda. seekor babon cetak berwarna hitam harus menghasilkan anak berwarna putih ketika pejantannya putih. jika dikawinkan dengan ayam katai, maka anaknyapun harus kecil-kecil. untuk uji cetak teknik, harus dikawinkan dengan pejantan berteknik jelek, lalu dengan pejantan berteknik bagus. seekor babon yang cetak sempurna, harganya bisa amat mahal dan tidak realistis. babon cetak bisa berasal dari galur murni (BK) maupun campuran (F1 maupun F2) atau turunan yang sudah jauh.