Tampilkan postingan dengan label Ayam kampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayam kampung. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Januari 2015

Trik memilih pejatan ayam kampung yang unggul

iri-ciri Induk Pejantan Ayam Kampung Unggul
1. Bentuk Fisik Ayam
a. Badan
Sudah pasti badan atau tubuh ayam besar, tegap, dan kekar menjadi pilihan untuk dikembangkan. Dengan alasan tubuh besar mampu menghasilkan daging yang besar pula.
b. Kaki
Kaki biasanya dipilih yakni berwarna kuning, kekar, dan sisiknya rapi. Dengan alasan tulang badan juga besar dan kaki kuning lebih diminati ketimbang kaki putih atau hitam. Banyak orang percaya bahwa kaki kuning akan menimbulkan kaldu bila dimasak seperti soto, sup dan lain sebagainya.
c. Bulu
Bulu sering dijadikan sarana daya tarik ketika masih hidup. Bentuk bulu pun diusahakan cari dengan warna dasar yakni hitam. Ada kalanya warna bulu juga menjadi petimbangan dengan alasan warna bulu tertentu memiliki kualitas genetik bagus ketimbang warna lain. Kami lebih memilih warna hitam seperti wiring kuning sebagai andalan dengan alasan masih menjadi incaran bila mencari induk pejantan. Anda dapat melihat berbagai jenis bulu pada artikel kami sebelumnya pada macam-macam bulu ayam kampung. Selain warna bulu bentuk bulu tersusun rapi mencirikan ayam tersebut sehat.
2. Tingkah Laku Laku
3. Umur Ayam
4. Jenis Kelamin Ayam
5. Primbon Jawa Tentang Ayam Kampung
Menurut budaya Jawa, kita dapat memilih induk ayam dengan berdasarkan primbon. Seperti apa pemilihan induk lewat primbon? Lihat di kejayaan ayam menurut warna kaki
6. Keturunan Ayam Unggul
7. Produktifitas Induk Ayam 
8. Tahan Penyakit
Tips memilih induk pejantan unggul adalah sebagai berikut :
1. Jelas memilih ayam yang sehat. Ciri ayam sehat lihat di tanda ayam kampung yang sehat
2. Memiliki taji, atau jalu serta lanjur (bulu memanjang di ekor) 
3. Warna lebih cerah dimaksudkan lebih cepat terjadi pembuahan
4. Sudah berkokok
5. Paruh pendek mencirikan ayam tumbuh dengan cepat dan besar
6. Dari tingkah laku pilih yang lebih aktif

Bagaimana cara mempercepat pertumbuhan ayam kampung

Berikut ini saya akan memberikan tips untuk anda cara cepat membesarkan anak ayam kampung super dengan citarasa daging mendekati atau bahkan mirip dengan ayam kampung lokal. Ini dia...


1. bibit ayam kampung yang kita pelihara haruslah ayam kampung super yang cepat besar, seperti yang saya punya contohnya.  Supaya perttumbuhan cepat dan bisa dipacu

2. usahakan kandang yang digunakan sistem umbaran, jangan di kandang batere.  Lebih baik lagi, alasnya tanah sehingga ayam bebas berkeliaran dan dalam kandang tersebut buatlah tangkringan ayam dari kayu atau bambu, kan ayam suka lompat, loncat dan nagkring, ini akan melatih otot ayam sehingga relatif kekar.

3. nah ini yang terpenting, rekayasa ransum.  Maksud saya begini, tidak usah pake teori yang canggih-canggih.  Kita tau kalo supaya ayam cepat besar, intinya ransum harus mengandung protein tinggi. Nah, protein ini bisa dicari dengan pakan pabrik (mis BR 1), atau kalo di desa saya "amis-amisan" dari ikan atau yuyu, keong atau tepung ikan.  Untuk praktisnya, saya mending beli BR 1.  Komposisi ransum yang saya gunakan adalah :

- anak ayam umur 0 - 25 hari = 100 % BR 1.  Pada umur ini jangan lupa, beri lampu/penerangan, selain supaya hangat juga bisa makan di malam hari.  Dan juga air minum diberi rebusan sayuran, contoh daun pepaya atau temu-temuan untuk menjaga kesehatan tubuh, anti cacing dan menjaga nafsu makan.

- umur 25 hr - 2 bulan = 30 % BR 1 : 30 % jagung giling halus : 40 % dedak padi halus.  Pada umur ini lampu sudah bisa dikurangi bertahap.

- umur 2 bulan keatas = 20 % konsentrat daging : 30 % jagung : 40 % dedak padi : 5 - 10 % sayuran.  (konsentrat bisa diganti tepung ikan/amis-amisan).  Saya biasa menambahkan sayuran untuk suplemen vitamin, mineral atau serat.  Sayuran/daun-daunan yang sering saya campurkan pada ransum adalah daun pepaya, daun singkong, daun "gudal meled" atau lengko, dan daun temu ireng.  Pada prinsipnya jenis daun yang berstruktur agak lunak bisa digunakan.  Pemberian sayuran pada ayam tentu saja harus dirajang atau diiris-iris dulu, kemudian kalau bisa direbus atau langsung dicampur ke ransum.  Oya, saya lebih suka menggunakan pakan basah.  Nah, dengan cara diatas, alhamdulillah selain ayam kampung cepat pertumbuhannya, juga sehat dan sejauh ini citarasanya seperti ayam kampung biasa.  Bobot ayam kampung super dengan ransum seperti kira-kira umur 2,5 - 3 bulan mencapai 1 kg-an lebih lah, walau ada yang kurang, ada yang lebih juga, dengan syarat ayam sehat, makanan teratur dan kandang mendapat cukup sinar matahari.

Sebenarnya komposisi pakan diatas, bisa diotak-atik sendiri.  Pada prinsipnya penambahan protein yang cukup signifikan akan berdampak pada cepatnya pertumbuhan ayam.   Saya menghindari 100 % pakan jadi dari pabrik, karena nanti pasti dagingnya lembek, walaupun pertumbuhaannya pesat. Oya, saya juga sering menambahkan pada pakan, yaitu singkong, talas maupun ubi.  Semua ini saya lakukan agar ayam kenyang dan yang penting struktur dagingnya yang pasti kenyal karena makannya beragam.  Untuk ayam dewasa menghabiskan kira-kira pakan 80 - 100 gram pakan, tergantung jenis ayam, umur, dan jenis kelamin.